Beberapa negara yang melakukan lockdown karena Covid-19.

Beberapa negara yang sudah memiliki banyak pasien positif Covid-19 melakukan lockdown alias mengkarantina wilayah nya dan menutup jalur keluar masuknya manusia. Hal ini dilakukan supaya pasien positif tidak bertambah lagi. Berikut negara-negara yang melakukan lockdown:

1. China

Seperti yang kita tahu, awal mulanya orang yang terjangkit virus Covid-19 ini adalah warga negara China tepatnya di Wuhan, provinsi Hubei. Karena semakin bertambahnya pasien positif Corona maka ibu kota provinsi Hubei ini menjadi kota pertama yang di lockdown. Penduduknya langsung di karantina secara besar-besaran. Semua jenis penerbangan di tutup. Jika ada yang memiliki keperluan mendesak sehingga harus melakukan perjalanan keluar masuk wilayah lockdown maka seseorang tersebut harus di data terlebih dahulu. Semua jenis transportasi umum seperti kereta, jalan tol dan transportasi umum lainnya pun di tutup alias tidak di gunakan. Pada akhirnya tanggal 14 Februari jumlah kota yang di lockdown menjadi 48 kota dan 4 provinsi.

2. Polandia

“Negara ini tidak akan mengabaikan warganya. Namun, di situasi ini, kita tidak bisa tetap membuka perbatasan untuk orang asing,” kata Mateusz Morawiecki perdana menteri Polandia.
Pada tanggal 6 Maret 2020 perdana menteri Polandia mengumumkan untuk melakukan lockdown untuk sementara ini, hal ini di landasi dengan tujuan agar mencegah persebaran virus Corona ini. Pemerintah Polandia menutup seluruh tempat yang menjadi pusat kerumunan contohnya seperti bioskop, restoran,bar,museum. Sekolah pun di liburkan dua pekan. Seperti yang di katakan Mateusz Morawiecki Polandia menutup semua akses untuk WNA (Warga Negara Asing) yang masuk ke Polandia.

3. Italia

Italia merupakan negara yang memiliki pasien Corona sangat banyak,bahkan sampai ribuan. Warga negara yang meninggal karena virus Covid-19 ini mencapai 463 orang. Pada tanggal 10 Maret perdana menteri Italia yaitu Giuseppe Conte mengumumkan untuk melakukan lockdown. Beliau berkata “Seluruh wilayah Italia akan menjadi zona yang dilindungi,” tegasnya. “Seluruh pergerakan di negara ini harus dihindari kecuali didasari oleh tiga situasi spesifik. Alasan pekerjaan, alasan kebutuhan atau alasan kesehatan.”  Di karenakan Italia di lockdown maka tentu akan dibatasi perjalanan yang mengakibatkan keluar masuknya seseorang di seluruh kota tersebut.

4. El Salvador

Apakah anda mengetahui dimana letak negara El Salvador ini? Negara ini terletak di benua Amerika dengan jumlah penduduk yang cukup padat. Nayib Bukele yaitu presiden El Salvador mengumumkan lockdown pada tanggal 11 Maret 2020. Beliau pun berkata akan menolak semua warga negara asing (WNA) yang datang ke El Salvador kecuali para pejabat dan warga negara El Salvador itu sendiri. Tetapi semuanya akan di cek kesehatan terlebih dahulu dan akan di karantina selama 30 hari atau 1 bulan. Selain itu, beliau pun melarang segala bentuk pertemuan yang mengakibatkan perkumpulan orang banyak seperti konser dan acara olahraga.

5. Irlandia

Tak kalah dengan negara-negara lainnya pada tanggal 12 Maret Irlandia pun mengumumkan lockdown kepada seluruh masyarakatnya. Perdana menteri Leo Varadkar meminta agar warganya tetap berada di rumah dan menghindari aktivitas luar rumah yang berlebih, sekiranya tidak penting jangan keluar rumah. Tetapi restoran serta toko-toko disana tidak ditutup tetapi tetap menerapkan sistem social distancing.